Dasar Memahami Data

Dasar mengenai data membahas beberapa hal, jadi mungkin pembahasan ini jika dibaca seperti loncat kesana-kemari. Memang seperti itulah kenyataannya, data tidak hanya membahas tentang jenis-jenis data, jenis-jenis pengukuran, jenis-jenis metode, namun membahas akar dari data itu sendiri, kenapa data itu bisa ada?

Beberapa hal yang akan juga dibahas yaitu, informasi, kondisi, pengambilan keputusan.

Data yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan pengetahuan didasarkan pada kenyataan. Kenyataan apa yang sedang terjadi, kondisi, yang dari itu dapat diwakilkan dengan data. Di sana lah pengetahuan didapatkan tanpa harus mengalaminya atau ada di tempat langsung.

Kenyataan yang ada misalkan kelahiran, kematian, bencana, kepemilikan tanah semua pengetahuan tersebut bisa didapatkan dengan data, ini juga menjadi salah satu hal yang dilakukan secara nyata pada sejarah peradaban manusia.

Kita ambil contoh data kematian, yang data ini diambil dan diolah sampai menjadi acuan dasar kita terkait data dan ilmu tentang data yang ada pada literasi dengan judul "Natural Political Observation Made Upon The Bill Of Mortality".

Seperti yang saya angkat di awal kalimat, ini semua bukan sekedar angka ataupun cara, angka yang diolah punya suatu hal dibaliknya. 

Memahami data bukan hanya untuk dapat mempelajari tentang kemungkinan dalam statistik, tapi suatu upaya kita memahami kenyataan.

Kenyataan ada yang lahir, ada yang meninggal, ada tanah-tanah yang sudah dipetak dan diklaim.

Kenyataan tersebut merupakan kondisi,  di mana sesuatu dilekatkan pada sesuatu lagi yang dipahami sebagai syarat.

Seorang anak yang dilahirkan dipahami sebagai anak, yang itulah kedudukannya, sekaligus dilekatkan juga pada kebeberadaan.

Jadi sesuatu itu dilekatkan dengan anak sebagai statusnya, dan dilahirkan sebagai kondisinya.

Begitulah informasi didapat, informasi didapat berdasarkan data dan data sebagai perwakilan dari kenyataan.

Dalam pengambilan keputusan yang mempertimbangkan data, di sanalah kita akan memahami data. Memahami pola-pola data, memahami juga kecenderungannya.

Diluar pembahasan ini, dalam aktivitas belajar saya bagian awal pembelajaran dari beberapa buka yang terus diulang adalah distribusi data.

Kemudian banyak pertanyaan bermunculan, kenapa memahami data selalu menggunkan distribusi data? Apakah memahami data tidak dapat dipisahkan dengan distribusi data? Dan masih banyak lagi pertanyaan yang bermunculan.

Sebelum mengulang ulang menghafal rumus, jenis-jenis yang besoknya lupa, akan lebih baik jika saya memahami distribusi terlebih dahulu. Pertanyaan ini mungkin mampu membuat saya memahaminya lagi dan lagi.

Kita pahami perlahan-lahan, ada 2 kata kunci di sini, keputusan dan juga distribusi data.

Apakah semua keputusan dapat diambil hanya dengan memperhatikan dan memahi data terdistribusi?

Kenyataan, data terdistribusi dipakai pada data tersusun. Artinya ada juga data yang tidak tersusun?

Betul, data tidak tersusun ada dan dimanfaatkan juga. Data ini diolah menggunakan kecerdasan buatan, karena data tersebut cukup kompleks untuk dipahami.

Kompleksitas data tidak tersusun juga masih belum cukup jika hanya diserahkan pada kecerdasan buatan, karena di sini juga memahami konteks maka harus ada kelanjutan proses pemberian makna.

Tentunya terlalu jauh jika bahasannya memahami data tidak tersusun, kita awali terlebih dahulu memahami data tersusun karena di sanalah distribusi data ada. 

Data terstruktur atau data tersusun, juga penting. Dalam pengambilan keputusan, jika data terstruktur dan tidak terstruktur dapat memberikan pemahaman, maka keputusan yang dibuat akan lebih baik.

Distribusi dalam data terstruktur. Jangan terkecoh dengan kata terstruktur, karena yang kita bahas juga melibatkan distribusi data.

Banyak jenis dalam pemahaman kita mengenali distribusi data,  jenis-jenis akan kita lanjutkan nanti, kita coba pin suatu titik agar jadi langkah awal dalam pemahaman ini.

Distribusi normal adalan pin tersebut, kita akan pelajari lagi kenapa distribusi harus distampel normal yang artinya harus ada stempel tidak normal.

 

Apakah hanya distribusi normal yang kita dapat pakai? atau selain distribusi normal kita juga bisa pahami seperti data tidak terstruktur? 

 

Di sini kita akan bahas beberapa definisi.

Untuk mempersingkat waktu, saya akan coba ambil dari situs-situs yang menyediakan definisi dan etimologi. 😄

Sekaligus akan menyebutkan beberapa karya tulisan dan tokoh yang punya kontribusi besar dalam bidang ini.  

Mungkin itu awal yang setidaknya membantu memberikan gambaran kasar dalam memahami data. Selanjutnya pembahasan akan mengenai kesepakatan-kesepakatan kita dalam definisi yang akan digunakan.

Definisi : Data, Data Terstruktur, Distribusi Data, Pengambilan Keputusan.

Pembahasan : Karya tulis dan tokoh dalam memahami data begitupun statistik.

 Artikel selanjutnya : ??? 😄

........

Tulisan akan di-update, butuh banyak baca haha .. 

Sumber bacaan :

1. Buku : Dasar-Dasar Statistik Sosial

2. Buku : Analisis Laporan Keuangan Aplikasi Konsep dan Metode

3. https://www.etymonline.com/word/statistics

4. https://www.mygreatlearning.com/blog/understanding-distributions-in-statistics/

5. https://www.kbbi.web.id/kondisi

6.https://www.ibm.com/id-id/think/topics/structured-vs-unstructured-data

  


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama